Nilai Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa

Nilai-Pendidikan-Karakter-dan-Budaya-Bangsa

Definisi pendidikan karakter

Pendidikan karakter adalah upaya sadar dan terencana untuk menciptakan suasana dan proses yang diperkuat dengan potensi dan peserta didik untuk mengembangkan karakter pribadi yang baik bagi warga negara Indonesia.

 

Nilai-Pendidikan-Karakter-dan-Budaya-Bangsa

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://memphisthemusical.com/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Sehingga dibuat menjadi bangsa yang kuat, berwawasan luas, bermoral, dan berakhlak mulia.

Fungsi pembentukan karakter

Pendidikan karakter berfungsi untuk mengembangkan potensi dasar anak, memiliki hati yang baik, berperilaku baik, dan memiliki pikiran yang baik. Dalam fungsi besar pendidikan karakter yaitu memperkuat dan membangun perilaku multikultural anak bangsa.

Selain itu, pendidikan karakter juga memiliki fungsi untuk meningkatkan peradaban manusia dan menjadi bangsa yang baik dalam pergaulan dunia. Pendidikan karakter terjadi tidak hanya di sekolah, tetapi lintas berbagai media termasuk lingkungan, keluarga, media teknologi, bisnis, dan pemerintahan.

Tujuan pembangunan karakter

Tujuan pendidikan karakter adalah untuk membangun bangsa yang tangguh, bangsa yang bermoral, berakhlak mulia, berkarya dan berkarya atau bekerjasama dalam kehidupan bermasyarakat. Pendidikan karakter juga ditujukan untuk membangun bangsa yang berjiwa patriotik atau suka menolong.

Selain itu pendidikan karakter juga harus membentuk jiwa sedemikian rupa sehingga berkembang secara dinamis, berorientasi pada ilmu pengetahuan dan teknologi agar tercipta manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Realisasi pendidikan karakter

Untuk mewujudkan pembentukan karakter pada umumnya dapat diperoleh dari pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

Untuk mewujudkan hal tersebut harus melengkapi, mempercayai dan mengatur regulasi hukum.

Dalam pendidikan formal dilaksanakan secara bertahap, dan dalam pendidikan meliputi pendidikan umum, akademi, profesi, pembangkitan, kejujuran, dan agama.

Dengan pendidikan ini siswa mendapatkan berbagai jenis ilmu yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan nyata.

Dalam pelaksanaan pendidikan karakter, hal tersebut dapat dilakukan melalui jenjang pendidikan yang diimplementasikan dalam kurikulum di tingkat satuan pendidikan yang memuat pembelajaran yang bersifat normatif, produktif, adaptable, local, dan content based.

Sedangkan pendidikan karakter yang dikembangkan di sekolah dilaksanakan dalam pendidikan pengembangan diri, antara lain melalui kegiatan setelah sekolah seperti pramuka, PMR, PKS, KIR, kesenian, olah raga, agama, kegiatan pengurus OSIS, dan kegiatan positif lainnya.

Dengan kegiatan ekstrakurikuler yang sangat menyentuh, dipahami oleh siswa dan dapat dimanfaatkan oleh siswa sebagai saluran minat dan bakat yang dapat terus dikembangkan sebagai wujud pembentukan karakter bangsa.

Nilai pendidikan karakter dan budaya bangsa

1. Religius

Sikap dan perilaku yang patuh dalam menjalankan ajaran agamanya, memiliki sikap toleran terhadap pemeluk agama lain dan hidup rukun bermasyarakat dengan pemeluk agama lain.

2. Jujurlah

Tunjukkan diri Anda pada upaya yang membuatnya menjadi orang yang bisa dipercaya dalam perkataan, tindakan, atau perbuatan.

Disiplin ketiga

Tindakan yang menunjukkan perilaku yang tepat dan mematuhi semua aturan dan regulasi yang berlaku.

4. Kreatif

Pikirkan dan lakukan sesuatu untuk menemukan cara baru untuk meningkatkan keterampilan Anda.

5. Mandiri

Memiliki sikap yang tidak hanya bergantung pada orang lain untuk menyelesaikan masalah atau tugas.

6. Demokratis

Terciptanya cara berpikir, berperilaku dan bertindak yang memiliki nilai yang sama antara hak dan kewajiban terhadap diri sendiri dan orang lain.

7. Semangat nasional

Apakah Anda memiliki karakter berpikir, bertindak, dan pandai menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kepentingan kelompok lain?

hat Juga: Alight Motion Pro