DJI Mavic Air Review, drone kecil, lincah dan stabil!

DJI Mavic Air Review, drone kecil, lincah dan stabil!

DJI Mavic Air Review, drone kecil, lincah dan stabil!

DJI Mavic Air Review, drone kecil, lincah dan stabil!

Drone kini telah menjadi trend di banyak kalangan sosial. Kehadiran drone ibarat es di tengah hujan, sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, namun akan mampu menghadirkan kegembiraan yang luar biasa sekali dimiliki.

Nah, salah satu drone yang paling menarik perhatian kita saat ini datang dari kubu DJI, sebuah perusahaan yang sudah berpengalaman di dunia camera support gear. DJI juga menjadi perusahaan yang paling rajin berinovasi di dunia drone, yang baru-baru ini membentuk pasar Indonesia.

Di tahun 2018, DJI memiliki drone yang dijamin memukau dan memukau banyak orang. Drone DJI yang kami maksud adalah DJI Mavic Air, drone berukuran kecil namun dengan gerakan yang sangat lincah dan halus untuk mengabadikan setiap momen penggunanya.

Drone baru dari DJI ini sepertinya juga menggoda kita untuk mendalaminya lebih jauh, yang tak lebih dari sebuah review. Nah setelah kita memiliki waktu yang cukup, saatnya untuk mengumumkan hasil review drone terbaru dari DJI ini.
Spesifikasi dan Kemampuan

DJI Mavic Air hadir sebagai drone yang dilengkapi dengan berbagai fitur menarik. Ia bahkan mengungguli adiknya, DJI Spark, yang kami lacak empat bulan lalu. Kamera DJI Mavic lebih memikat dan sangat menjanjikan untuk kita gunakan di setiap momen bermakna.

Meski berukuran kecil, ternyata dibekali lensa kamera beresolusi 32 MP. Selain dapat mengambil gambar dengan hasil HDR, kamera perangkat ini juga dilengkapi dengan fungsi “Spherical Panoramas”, yang memungkinkan kita mengambil gambar dengan mudah dengan sudut pandang lebar.

Lensa kamera juga dapat merekam dalam resolusi 4K pada 30 fps dan 100 Mbps dalam kualitas UHD. Kamera ini juga memiliki fitur slow motion, sehingga Anda dapat merekam video beresolusi 1080p dengan kecepatan slow motion hingga 120 fps.

Performa kamera drone ini secara keseluruhan berkat penggunaan lensa Stills 12 MP yang menggunakan sensor CMOS dengan bukaan f/2.8. Semua hasil perekaman dan pemotretan nantinya bisa langsung disimpan di memori internal 8 GB.

Jika dirasa kapasitasnya kurang, silahkan gunakan slot Micro SD yang disediakan. Kami juga mendapatkan jalur USB 3.0 Type-C yang mempercepat transfer data ke PC atau laptop.

Untuk mendapatkan gambar di udara, drone ini juga dilengkapi dengan kamera gimbal 3-sumbu. Ini menciptakan hasil yang seimbang bahkan saat drone bergerak.
sistem penerbangan

Tanpa sistem penerbangan yang kuat, drone tentu tidak ada gunanya. Nah, hal pertama yang menyempurnakan kemampuan drone ini untuk terbang adalah desain yang dimilikinya.

Menurut kami, desain pertama DJI Mavic Air adalah Geometric Elegance. Menggunakan sasis aerodinamis meningkatkan kemampuan manuver drone agar lebih seimbang. Nah, ada juga bahan magnesium alloy di mount, yang memungkinkan efisiensi dan keselarasan dengan gimbal perangkat dan juga meningkatkan daya tahannya sendiri.

Selain itu, drone ini memiliki desain yang dapat dilipat yang membuat keempat baling-balingnya dapat dilipat dan memungkinkan pengguna untuk membawanya ke mana saja. Desain ini juga membuat ukuran drone lebih ringkas.

Pengalaman 12 tahun DJI di dunia drone mengalir ke Mavic Air. Hal ini tetap membuat pengguna yang mungkin baru saja menggunakan drone menjadi pilot yang handal dan stabil.

Selain itu, hadirnya remote control yang bisa dilipat dengan smartphone menambah pengalaman pengguna menggunakan drone ini.

Ada satu fitur keren yang dimiliki Mavic Air, yaitu fitur ActiveTrack. Dengan ActiveTrack, drone ini dapat ditugaskan untuk mengikuti jejak pengguna dari belakang. Ada 16 simulasi tema yang bisa disediakan oleh pengguna.

Fitur selanjutnya adalah TapFly, yang memungkinkan DJI Mavic Air terbang dengan satu sentuhan, mis. B. Maju, mundur, mode bebas dan terkoordinasi. Anda juga bisa menentukan kecepatan pergerakan drone ini.

Semua keahlian DJI Mavic Air dilengkapi dengan baterai yang mampu bertahan dalam waktu penerbangan 21 menit. Pengguna mendapatkan waktu ini dalam satu kali pengisian daya. Waktu pengisian baterainya sendiri adalah 50 menit hingga kapasitasnya benar-benar penuh.

Sumber :